
Organisasi militan Negara Islam Irak dan Suriah atau lebih dikenal sebagai ISIS kembali menebar teror mengerikan. Kali ini ISIS dikabarkan mengincart putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton, Pangeran George.
Dilansir AceShowbiz, ancaman tersebut diberikan oleh ISIS lewat media sosial Telegram. Pendukung ISIS membagikan foto Pangeran George dan juga sekolahnya, Battersea Thomas, di Battersea, London selatan. Mengiringi foto tersebut, ISIS menuliskan pesan mengerikan.
"Sekolah dimulai lebih awal. Bahkan keluarga kerajaan pun tidak akan ditinggalkan sendiri," bunyi pesan tersebut. Kemudian pesan itu juga berisi kata-kata dalam bahasa Arab yang diambil dari sebuah lagu jihad. Jika diterjemahkan, kata-kata tersebut juga memiliki arti cukup mengerikan.
"Ketika perang datang dengan melodi peluru, kita tidak percaya, menginginkan pembalasan," arti kata dalam lagu jihad tersebut. Setelah muncul ancaran ini, petugas intelijen Inggris terus memantau perkembangan dari pesan yang disampaikan lewat Telegram tersebut.
Ahli keamanan Cybersecurity, Barry Spielman mengatakan kepada Daily Star bahwa ancaman tersebut tidak bisa disepelekan. "Ancaman terhadap Pangeran George ini mengerikan. Intelijen kami menunjukkan bahwa ancaman ini harus dianggap serius," kata Barry.
No comments: