“Acara di Gerindra, lagi naik kuda,” ucap sang Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) di Insta Story-nya itu.
Tampak juga Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mereka berkuda bersama mengiringi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, melakukan inspeksi pasukan di acara pembukaan Rakornas yang berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, pada Kamis (12/4).
Tadi naik kuda bareng Pak Amien, Pak Zulkifli, dan Pak Sohibul Iman. Ini ada satu ritme yang sama, satu suasana kekeluargaan yang makin intens," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menanggapi momen tersebut.
Secara lebih lugas, Arief Poyuono mengatakan, “Kami percaya sama sahabat-sahabat partai PKS dan PAN, karena kami bertiga ini sudah seperti saudara… PKS dan PAN pasti akan mengusung Pak Prabowo Subianto.”
Di hari itu, Prabowo menerima mandat (lagi dan lagi) sebagai calon presiden dari Gerindra, partai yang ia bangun dan pimpin. “Sebagai mandataris partai, sebagai pemegang mandat saudara sekalian, sebagai Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum hasil tiga kali kongres, saya menyatakan diri tunduk dan patuh,” ucap Prabowo disusul seruan “Allahu Akbar” dan “Prabowo presiden” dari para kader Gerindra.
Untuk mengusung calon presidennya, Gerindra tak bisa sendiri. Ia butuh setidaknya 39 kursi lagi untuk menggenapi syarat Presidential Threshold sebesar 20 persen suara atau minimal 112 jumlah kursi di DPR.
“Istilahnya harus beli tiket ya. Harga tiketnya kebetulan 112 kursi. Ini kan sekarang di dompet kita (Gerindra) cuma ada 73 kursi, kita perlu 39 kursi lagi,” kata Wasekjen Partai Gerindra Aryo Djojohadikusumo santai saat ditemui kumparan di apartemennya, Selasa (10/4).
Jika Gerindra bisa menggandeng kawan lama, PKS yang memiliki 40 kursi, maka terpenuhi sudah syarat tersebut. Tapi tentu saja belum cukup kuat untuk bisa memenangi Pilpres 2019 mendatang.
PKS yang tampaknya lebih mesra dengan Gerindra enggan buru-buru mengumumkan dukungannya terhadap Prabowo Subianto. Namun sinyal kuat telah mereka berikan.
Selang sehari setelah berkuda bersama di Rakornas Gerindra, Presiden PKS Sohibul Iman mengajukan sembilan nama cawapres untuk Prabowo. Nama-nama itu adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al-Jufrie, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf MS, serta Mardani Ali Sera.
Keinginan PKS, baik merapat ke kubu Jokowi atau Prabowo, sudah paten: mengajukan cawapres. Tiga hari sebelum pemberian mandat terhadap Prabowo, Sohibul Iman menegaskan, “Call (panggilan) kami adalah cawapres dari kami.”
“Kalau Pak Jokowi jadi capres, Pak Prabowo jadi capres kita bisa milih kita jadi cawapres mana, yang paling memungkinkan secara rasional,” tutur Sohibul Iman di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada Minggu (15/4).



No comments: